![]() |
| Pada saat foto bersama |
Polresta Jayapura Kota,– Dalam rangka memperkuat persatuan dan menjaga stabilitas keamanan di tengah keberagaman, telah dilaksanakan kegiatan Silaturahmi dan Dialog Kerukunan Beragama yang dikemas dalam acara bertajuk “Torang Basudara Merajut Silaturahmi Lintas Iman Untuk Jayapura Damai”, bertempat di Pondok Pesantren Darul Qur’an Wadda’wah (DQD), Distrik Jayapura Selatan, Kamis (28/5) siang.
Kegiatan ini diinisiasi oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Jayapura dan dihadiri oleh unsur pemerintah daerah, TNI-Polri, tokoh agama lintas iman, serta perwakilan masyarakat.
Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Fredrickus W. A. Maclarimboen, S.I.K., M.H., CPHR melalui Kapolsek Jayapura Selatan AKP Zakaruddin, S.H., M.H. menyampaikan bahwa Polri sangat mendukung kegiatan dialog lintas agama sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) secara humanis dan preventif.
“Melalui kegiatan silaturahmi lintas iman ini, Polri berharap dapat mempererat hubungan antar umat beragama, memperkuat rasa persaudaraan, serta membangun komunikasi yang harmonis antara aparat keamanan dengan tokoh agama dan masyarakat,” ujar AKP Zakaruddin.
Lebih lanjut disampaikan bahwa kegiatan seperti ini memiliki nilai strategis sebagai sarana cooling system dalam mencegah potensi konflik sosial, khususnya yang berkaitan dengan isu SARA, serta sebagai wadah deteksi dini terhadap potensi gangguan Kamtibmas.
“Dialog seperti ini menjadi ruang bersama untuk saling memahami, menyampaikan aspirasi, serta mencari solusi secara damai terhadap berbagai persoalan yang ada di tengah masyarakat. Dengan komunikasi yang baik, potensi konflik dapat dicegah sejak dini,” tambahnya.
Kapolsek juga menekankan pentingnya peran tokoh agama sebagai mitra Polri dalam menjaga keamanan lingkungan, khususnya dalam memberikan edukasi kepada masyarakat terkait pentingnya toleransi, serta kewaspadaan terhadap penyebaran hoaks dan provokasi di media sosial.
“Tokoh agama memiliki peran strategis sebagai penyejuk di tengah masyarakat. Melalui sinergi antara Polri, tokoh agama, dan seluruh elemen masyarakat, kita dapat menjaga Kota Jayapura tetap aman, damai, dan harmonis,” tegas AKP Zaka.
Selain itu, kegiatan dengan semangat “Torang Basudara” dinilai mampu memperkuat nilai persaudaraan lintas agama serta meningkatkan rasa saling percaya antar kelompok masyarakat.
Polri juga mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tetap bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi, serta tidak mudah terpengaruh oleh isu-isu yang dapat memecah persatuan.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan sinergitas antara pemerintah, TNI-Polri, tokoh agama, dan masyarakat dapat terus terjalin dengan baik guna menjaga kondusifitas wilayah serta mewujudkan Kota Jayapura yang aman, damai, dan penuh toleransi.
Penulis : Subhan

Tidak ada komentar:
Posting Komentar